SMP Negeri 2 Gegesik Kab Cirebon

Semangat dan tak kenal lelah berbagi ilmu

Kamis, 14 November 2019

GANGGUAN PADA SISTEM PENCERNAAN


Gangguan yang terjadi pada sistem pencernaan antara lain:
1. Peradangan
a. Stomatitis, radang jaringan halus pada rongga mulut.
b. Parotitis/gondongan, radang kelenjar parotis karena Mumpsvirus.
c. Dispepsia, yaitu keluhan yang muncul akibat rasa tidak enak/nyeri pada bagian ulu hati (perut bagian atas).
- Dispepsia organik, yaitu disebabkan karena infeksi alat pencernaan.
- Dispepsia fungsional, yaitu disebabkan karena gangguan fungsi fisiologis organ, seperti sekresi HCl lambung berlebihan.
d. Peritonitis, radang pada rongga perut karena infeksi.
e. Gastritis, radang pada selaput lendir dinding lambung dan usus.
f. Gastroenteritis, gastritis yang sudah akut.
g. Sirosis hati, radang hati karena sel-sel hati berganti menjadi jaringan serabut.
h. Pankreasitis, radang pankreas karena terhambatnya saluran pankreas oleh batu empedu.
i. Apendisitis, radang pada appendiks usus buntu.

NUTRISI MAKANAN


Berbicara mengenai makanan tidak pernah lepas dari kandungan dan nilai gizi serta kalori yang terdapat dalam makanan.
Fungsi utama makanan yang kita makan adalah
1.      untuk pertumbuhan,
2.      menghasilkan tenaga dan kalori,
3.      menjaga kestabilan suhu tubuh, serta
4.      proses metabolisme dan menghasilkan sel-sel baru. 

Makanan dibagi menjadi 2 jenis, yaitu zat organik dan zat anorganik. Zat organik adalah zat makanan yang berupa karbohidrat, lemak, protein, dan vitamin. Adapun zat anorganik berupa garam-garam mineral dan air.

1.      Karbohidrat 


Fungsi Karbohidrat
Ada tiga fungsi utama karbohidrat yang sangat diperlukan oleh tubuh, yaitu:
  • Sumber energi utama
Fungsi karbohidrat yang pertama adalah sebagai sumber energi utama bagi tubuh. Energi tersebut dibutuhkan mulai dari bernapas hingga aktivitas tubuh yang lebih intens, seperti berlari. Selama proses pencernaan berlangsung, sumber karbohidrat akan dipecah menjadi gula, untuk kemudian diserap oleh saluran cerna dan masuk ke aliran darah. Gula ini yang dikenal sebagai gula darah (glukosa).
  • Membatasi asupan kalori
Fungsi karbohidrat yang kedua adalah untuk membatasi asupan kalori. Bagaimana caranya? Menurut bukti ilmiah, kandungan serat yang tinggi dari makanan yang mengandung karbohidrat kompleks mampu memperpanjang rasa kenyang. Dibandingkan lemak, karbohidrat juga mengandung lebih sedikit kalori. Dalam 1 gram lemak terkandung 9 kalori, sedangkan dalam 1 gram karbohidrat hanya terkandung 4 kalori.
  • Menurunkan risiko penyakit tertentu
    Karbohidrat juga berfungsi untuk mengurangi risiko penyakit. Hal ini berdasarkan bukti dari beberapa penelitian mengenai serat pangan dari biji-bijian utuh yang diduga mampu menekan risiko penyakit jantung, obesitas, diabetes tipe 2, dan menjaga kondisi kesehatan organ pencernaan.
  • Penentu indeks glikemik
Indeks glikemik adalah patokan yang menilai seberapa cepat karbohidrat atau gula dalam makanan diserap ke dalam tubuh. 

Karbohidrat atau sering disebut hidrat arang merupakan zat penghasil kalori dengan angka kalori 4. Semua jenis serealia, tepung, dan gula merupakan karbohidrat. Karbohidrat ada 3 jenis, yaitu:
a. Monosakarida
Termasuk ke dalam monosakarida adalah berbagai jenis gula, yaitu glukosa, fruktosa, dan galaktosa.
b. Disakarida
Disakarida disebut juga sebagai gula kompleks. Jenis gula yang termasuk disakarida adalah sukrosa, laktosa, dan maltosa. Gula sukrosa banyak terkandung pada batang tebu.

c. Polisakarida
Polisakarida merupakan jenis karbohidrat yang berupa tepungtepungan. Beberapa jenis polisakarida antara lain adalah amilum, selulosa, dan glikogen. Segala jenis padi-padian seperti beras, jagung, dan gandum mengandung karbohidrat berupa amilum. Kentang dan berbagai jenis umbi juga mengandung amilum. Sedangkan kayu, kertas, dan daun mengandung selulosa. Berikut ini beberapa pernyataan yang menerangkan mengenai pencernaan karbohidrat.
a. Polisakarida seperti amilum dapat dicerna oleh sistem pencernaan menjadi disakarida.
b. Disakarida akan dicerna lebih lanjut menjadi monosakarida.
c. Tenaga dihasilkan oleh proses metabolisme monosakarida di dalam sel.
d. Glukosa berperan sangat penting di dalam proses pembentukan tenaga ini.
e. Karbohidrat sangat penting untuk peningkatan daya tahan tubuh.
f. Karbohidrat juga mengandung serat yang cukup besar sehingga konsumsi karbohidrat sangat baik bagi percernaan.
g. Konsumsi karbohidrat yang berlebih dapat meningkatkan risiko terjadinya kencing manis dan juga kegemukan.

Senin, 11 November 2019

SISTEM PENCERNAAN ( Bag. 2 )

KERONGKONGAN (ESOFAGUS)
Faring atau rongga tekak adalah suatu daerah dengan tiga percabangan menuju:
1) Rongga hidung
2) Kerongkongan (esofagus)
3) Tenggorokan (trakea)
Faring dilengkapi dengan epiglotis yang dapat membuka dan menutup.
a. Dalam keadaan biasa, epiglotis akan selalu terbuka.
b. Ketika ada makanan masuk, epiglotis menutup faring sehingga makanan masuk ke dalam esofagus.
Esofagus adalah saluran pencernaan yang terdiri dari otot lurik dan otot polos, dan dindingnya tersusun atas epitel berlapis pipih.
Esofagus melakukan gerak peristaltik, yaitu gerak kontraksi dan relaksasi otot polos yang mendorong makanan menuju lambung. Gerak peristaltik menghasilkan makanan berbentuk gumpalan yang disebut bolus.


 LAMBUNG
Lambung (ventrikulus) adalah kantung makanan yang merupakan saluran pencernaan.
Lambung memiliki sfingter atau lubang lambung yang dapat membuka ketika makanan masuk.
Dinding lambung tersusun atas tiga lapis otot:
a. Otot memanjang (luar)
b. Otot melingkar (tengah)
c. Otot miring (dalam)
 Struktur lambung:
a. Kardia, yaitu bagian lambung yang terletak di sebelah atas dekat jantung.
b. Fundus, yaitu bagian lambung yang membulat dan terletak di tengah.
c. Pilorus, yaitu bagian lambung yang berada dekat usus.
d. Badan lambung, yaitu kantung keseluruhan lambung.
e. Membran mukosa, berfungsi melindungi dinding lambung dari abrasi asam lambung. Membran mukosa membentuk suatu bentuk lekuk-lekuk yang disebut rugae.
f. Sfingter esofageal, yaitu katup yang berfungsi untuk menjaga makanan agar makanan yang masuk tetap di lambung.
g. Sfingter pilorus, yaitu katup yang berfungsi untuk menjaga makanan agar tidak keluar sebelum pencernaan selesai.

Lambung melakukan gerak peristaltik dan pencernaan enzimatik. Perpaduan gerak peristaltik dan getah lambung menghasilkan makanan berbentuk bubur yang disebut kim.
Gerak peristaltik lambung berfungsi untuk mengaduk, mencampur makanan dengan getah lambung, dan mendorong makanan keluar dari lambung.
Getah lambung adalah getah yang dihasilkan daerah fundus yang berfungsi untuk mencerna makanan. Sekresi getah lambung dipacu dengan hormon gastrin yang dihasilkan dinding lambung.

Getah lambung mengandung:
1) Asam klorida (HCl), berfungsi untuk mematikan kuman, merusak struktur protein, dan mengubah pepsinogen menjadi pepsin.
2) Pepsin, berfungsi mengubah protein menjadi pepton.
3) Renin, berfungsi menggumpalkan kaseinogen susu menjadi kasein.


Minggu, 10 November 2019

SISTEM PENCERNAAN MANUSIA ( Bag. 1 )

Sistem pencernaan manusia terdiri dari saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.
Proses pencernaan terjadi dalam dua cara:
1) Pencernaan fisik/mekanik/ingesti, yaitu pencernaan makanan menjadi ukuran lebih kecil secara mekanik.
2) Pencernaan kimiawi/digesti, yaitu pencernaan makanan menjadi ukuran lebih kecil dengan enzim





1. RONGGA MULUT
Rongga mulut (cavum oris) merupakan tempat awal terjadinya pencernaan secara mekanik dan kimiawi.
Dalam rongga mulut terdapat gigi, lidah, dan kelenjar ludah.
Gigi adalah organ pencernaan mekanik yang terdapat pada mulut yang menempel pada gusi.


Struktur gigi:

a. Email, yaitu lapisan keras pelindung gigi.
b. Dentin, yaitu tulang gigi.
c. Pulpa, yaitu rongga gigi yang mengandung pembuluh darah dan saraf.
d. Sementum, yaitu lapisan luar akar gigi.
e. Gusi, yaitu tempat tumbuh dan menempelnya gigi.
Gigi susu (dens lakteus) adalah gigi pertama yang muncul pada usia 6 bulan.
Gigi sulung (dens desidui) adalah gigi-gigi yang muncul setelah munculnya gigi susu.
Gigi dewasa (dens permanentes) adalah gigi yang muncul setelah gigi susu dan sulung tanggal selama usia 6-14 tahun.
Macam-macam gigi:
1) Gigi seri (insisivus), berfungsi untuk memotong makanan.
2) Gigi taring (kaninus), berfungsi untuk merobek makanan.
3) Gigi geraham depan (premolar) dan gigi geraham belakang (molar), berfungsi untuk mengunyah dan menghaluskan makanan.