Berbicara
mengenai makanan tidak pernah lepas dari kandungan dan nilai gizi serta kalori
yang terdapat dalam makanan.
Fungsi utama
makanan yang kita makan adalah
1.
untuk
pertumbuhan,
2.
menghasilkan
tenaga dan kalori,
3.
menjaga
kestabilan suhu tubuh, serta
4.
proses
metabolisme dan menghasilkan sel-sel baru.
Makanan dibagi
menjadi 2 jenis, yaitu zat organik dan zat anorganik. Zat organik adalah zat
makanan yang berupa karbohidrat, lemak, protein, dan vitamin. Adapun zat
anorganik berupa garam-garam mineral dan air.
1. Karbohidrat
Fungsi
Karbohidrat
Ada tiga fungsi utama
karbohidrat yang sangat diperlukan oleh tubuh, yaitu:
- Sumber energi utama
Fungsi karbohidrat yang pertama adalah sebagai
sumber energi utama bagi tubuh. Energi tersebut dibutuhkan mulai dari bernapas
hingga aktivitas tubuh yang lebih intens, seperti berlari. Selama proses
pencernaan berlangsung, sumber karbohidrat akan dipecah menjadi gula, untuk
kemudian diserap oleh saluran cerna dan masuk ke aliran darah. Gula ini yang
dikenal sebagai gula darah
(glukosa).
- Membatasi asupan kalori
Fungsi karbohidrat yang kedua adalah untuk
membatasi asupan kalori.
Bagaimana caranya? Menurut bukti ilmiah, kandungan serat yang tinggi dari
makanan yang mengandung karbohidrat kompleks mampu memperpanjang rasa kenyang.
Dibandingkan lemak, karbohidrat juga mengandung lebih sedikit kalori. Dalam 1
gram lemak terkandung 9 kalori, sedangkan dalam 1 gram karbohidrat hanya
terkandung 4 kalori.
- Menurunkan risiko penyakit tertentu
Karbohidrat juga berfungsi untuk mengurangi risiko penyakit. Hal ini berdasarkan bukti dari beberapa penelitian mengenai serat pangan dari biji-bijian utuh yang diduga mampu menekan risiko penyakit jantung, obesitas, diabetes tipe 2, dan menjaga kondisi kesehatan organ pencernaan. - Penentu indeks glikemik
Indeks glikemik adalah patokan yang menilai
seberapa cepat karbohidrat atau gula dalam makanan diserap ke dalam tubuh.
Karbohidrat
atau sering disebut hidrat arang merupakan zat penghasil kalori
dengan angka kalori 4. Semua jenis serealia, tepung, dan gula merupakan
karbohidrat. Karbohidrat ada 3 jenis, yaitu:
a.
Monosakarida
Termasuk
ke dalam monosakarida adalah berbagai jenis gula, yaitu glukosa, fruktosa,
dan galaktosa.
b.
Disakarida
Disakarida
disebut juga sebagai gula kompleks. Jenis gula yang termasuk
disakarida adalah sukrosa, laktosa, dan maltosa. Gula sukrosa banyak
terkandung pada batang tebu.
c.
Polisakarida
Polisakarida
merupakan jenis karbohidrat yang berupa tepungtepungan. Beberapa
jenis polisakarida antara lain adalah amilum, selulosa, dan glikogen.
Segala jenis padi-padian seperti beras, jagung, dan gandum mengandung
karbohidrat berupa amilum. Kentang dan berbagai jenis umbi juga mengandung
amilum. Sedangkan kayu, kertas, dan daun mengandung selulosa. Berikut ini
beberapa pernyataan yang menerangkan mengenai pencernaan karbohidrat.
a.
Polisakarida seperti amilum dapat dicerna oleh sistem pencernaan menjadi
disakarida.
b.
Disakarida akan dicerna lebih lanjut menjadi monosakarida.
c.
Tenaga dihasilkan oleh proses metabolisme monosakarida di dalam sel.
d.
Glukosa berperan sangat penting di dalam proses pembentukan tenaga ini.
e.
Karbohidrat sangat penting untuk peningkatan daya tahan tubuh.
f.
Karbohidrat juga mengandung serat yang cukup besar sehingga konsumsi
karbohidrat sangat baik bagi percernaan.
g.
Konsumsi karbohidrat yang berlebih dapat meningkatkan risiko terjadinya kencing
manis dan juga kegemukan.
2. Lemak
Lemak berfungsi untuk
menyediakan energi dalam tubuh kita, membantu kita untuk merasa penuh,
mempersatukan hormon, dan memiliki anti-inflamasi. Namun, untuk mengetahui
lebih jelas berikut fungsi lemak bagi tubuh.
1. Melindungi organ
penting
Fungsi lemak bagi tubuh, khususnya lemak sehat berfungsi sebagai
bantalan atau melindungi organ vital dari semua jenis benturan atau trauma yang
bisa terjadi.
2. Meningkatkan
metabolisme tubuh
Menu diet yang dipenuhi dengan nutrisi seimbang seperti
melibatkan lemak sehat akan membuat sistem metabolisme tubuh meningkat.
3. Mengontrol gula
darah
Konsumsi lemak sehat juga akan membantumu dalam mengontrol kadar
gula darah dan mencegah dari serangan diabetes. Apalagi jika kamu memadukannya
dengan konsumsi serat, biji-bijian, maupun protein.
4. Meningkatkan kolesterol baik
Lemak sehat akan
menurunkan kolesterol buruk dalam tubuhmu. Pastikan bahwa lemak sehat yang kamu
konsumsi berasal dari makanan alami tanpa campuran bahan pengawet.
5. Mengontrol
rasa lapar
Lemak membantu kamu merasa kenyang, seperti yang sebelumnya dilaporkan.
Kepadatan kalorinya, disetiap satu gram lemak memiliki sembilan kalori
Lemak
merupakan penghasil kalori terbesar. Angka kalori yang dihasilkan
lemak adalah 9. Zat lemak terdiri atas asam lemak dan gliserol.
a.
Asam lemak
Asam
lemak terdiri atas stearin, palmitin, dan minyak.
b.
Gliserol
Pada
proses pencernaan, segala jenis lemak yang dikonsumsi oleh tubuh akan dicerna
menjadi asam lemak dan gliserol oleh enzim lipase. Lemak terdapat pada
kacang-kacangan, keju, susu, margarin, mentega, dan semua makanan yang
digoreng. Lemak mempunyai peran utama sebagai penyusun jaringan lemak serta sebagai
penghasil energi terbesar. Kelebihan lemak akan disimpan pada jaringan di bawah
kulit sehingga kelebihan lemak akan menimbulkan kegemukan.
Protein
sangat dibutuhkan oleh tubuh. Protein mengandung angka kalori4.
Fungsi protein bagi tubuh antara lain sebagai berikut.
a.
Menyusun sel dan jaringan tubuh.
b.
Menyusun enzim, hormon, dan pigmen.
c.
Penghasil tenaga.
d.
Memperbaiki dan mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak.
e.
Berperan utama dalam proses pertumbuhan.
f.
Membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
Penyusun
utama protein adalah asam amino. Asam amino penyusun protein ada yang
dapat disintesa oleh tubuh dan ada yang tidak dapat disintesa oleh tubuh. Asam
amino penyusun
protein
terdiri atas 26 jenis, dibedakan menjadi berikut.
a. Asam
amino esensial
Merupakan
asam amino yang tidak dapat disintesa oleh tubuh. Jumlahnya 10 macam. Kesepuluh
asam amino tersebut adalah lisin, leusin, valin, arginin, triptofan,
isoleusin, histidin, treonin, fenilalanin, dan meteonin. Asam amino
esensial hanya dapat diperoleh tubuh melalui makanan. Beberapa jenis makanan
yang mengandung asam amino adalah segala produk daging, ikan, susu, telur,
kacang-kacangan, tempe, tahu, dan kedelai. Protein yang dihasilkan oleh hewan
disebut protein hewani, sedangkan protein yang dihasilkan oleh produk tumbuhan
disebut protein nabati.
b. Asam
amino non esensial
Merupakan
asam amino yang sudah terdapat di dalam tubuh.
4. Garam
Mineral
Garam-garam
mineral merupakan bahan makanan anorganik yang berfungsi antara lain untuk
menjaga keseimbangan tubuh serta bahan penyusun tubuh. Beberapa mineral
berfungsi untuk bermacam-macam kegiatan tubuh, termasuk dalam sistem otot dan
pembentukan sel. Macam- macam mineral antara lain Na, K, Ca, Mg, P, Cl, Fe, Cu,
Mn, F, dan I. Fe (zat besi) mempunyai peran sangat penting dalam pembentukan
sel darah merah (hemoglobin). Na (natrium) dan K (kalium) sangat penting untuk
sistem saraf. Kalsium (Ca) sangat penting untuk pembentukan tulang dan gigi. Ca
dan K juga sangat penting dalam proses pembekuan darah untuk menghentikan
pendarahan. Selain itu, masih ada banyak lagi fungsi mineral di dalam tubuh.
Kekurangan
salah satu dari mineral juga dapat menimbulkan penyakit. Contohnya, kekurangan
I (iodium) dapat menimbulkan penyakit gondok dan kekerdilan. Kekurangan Fe
dapat menimbulkan kurang darah (anemia). Kekurangan fluor (F) dapat
menimbulkan kekeroposan gigi. Kekurangan Ca dapat menimbulkan penyakit keropos
tulang dan gigi. Sedangkan kekurangan K dapat menimbulkan tekanan darah rendah.
5.
Vitamin
Vitamin
merupakan senyawa organik yang tidak dapat disusun oleh tubuh (kecuali
vitamin A). Vitamin diperoleh tubuh melalui makanan. Vitamin ada yang larut di
dalam air dan ada yang larut di dalam lemak. Vitamin yang larut dalam air
adalah vitamin B dan C. Sedangkan vitamin yang larut dalam lemak adalah vitamin
A, D, E, dan K.
Macam-macam
vitamin beserta kegunaannya adalah sebagai berikut.
a.
Vitamin A
Vitamin
A berguna untuk kesehatan kulit, selaput lendir, penglihatan, serta peningkatan
daya tahan tubuh. Vitamin A terdapat pada semua sayuran berwarna hijau dan buah
yang berwarna kuning atau kemerahan. Juga terdapat pada produk-produk hewani
seperti ikan, telur, hati, dan
minyak
ikan.
b.
Vitamin B
Vitamin
B ada beberapa jenis. Berikut ini adalah jenis-jenis vitamin B dan kegunaannya.
1)
Vitamin B1 disebut thiamin, berguna untuk metabolisme karbohidrat dan
penyerapan lemak. Kekurangan vitamin B1 dapat menimbulkan penyakit beri-beri
dan neuritis. Vitamin B1 terdapat pada hati, jantung, ginjal, otak,
susu, kuning telur, bekatul, dan beras.
2)
Vitamin B2 disebut riboflavin, berguna untuk penglihatan serta mempunyai
peran utama pada proses oksidasi tubuh. Kekurangan vitamin B2 dapat menimbulkan
rabun dan luka-luka di sekitar mulut. Vitamin B2 terdapat pada buah-buahan,
sayur-sayuran, mentega, dan kacang-kacangan.
3)
Vitamin B6 disebut juga peridoksin, berguna untuk pertumbuhan,
melancarkan kerja urat saraf, dan pembuatan sel darah merah. Kekurangan vitamin
B6 menimbulkan gejala pellagra, anemia, dan susah buang air besar.
Vitamin B6 terdapat pada hati, ikan, daging, dan sayuran.
4) Niasin
merupakan salah satu golongan vitamin B. Niasin berguna untuk proses
pertumbuhan dan perbanyakan sel, perombakan karbohidrat, serta mencegah
penyakit pellagra. Kekurangan niasin dapat menimbulkan penyakit pellagra.
Niasin terdapat pada hati, kol, susu, tomat, ragi, kedelai, dan bayam.
5) Asam
pentanoat merupakan anggota vitamin B yang berguna untuk kesehatan kulit.
Kekurangan asam pentanoat menimbulkan penyakit dermatitis. Asam pentanoat
terdapat pada hati, daging, ragi, dan beras.
6) Para
amino asam benzoat merupakan anggota vitamin B yang berguna untuk mencegah
timbulnya uban pada rambut. Para amino asam benzoat terdapat pada ragi dan
hati. 7) Kolin, kekurangan jenis vitamin B ini akan menimbulkan
penimbunan lemak di sekitar hati dan menimbulkan gangguan pada system
pengeluaran (ekskresi) pada kulit dan ginjal. Kolin terdapat pada beras dan
hati.
8) Biotin,
kekurangan biotin mengakibatkan gejala menyerupai pellagra dan menimbulkan
penyakit kulit. Biotin terdapat pada ragi, kentang, hati, ginjal, sayuran, dan
buah-buahan.
9) Asam folat
atau vitamin B11, berguna untuk pembuatan sel darah merah. Kekurangan
vitamin B11 dapat menimbulkan gejala anemia atau kurang darah. Vitamin B11
terdapat pada sayuran, hati, dan ginjal.
10) Vitamin B12
terdapat pada hati atau jeroan lainnya.
Vitamin B secara
keseluruhan disebut pula dengan istilah vitamin B kompleks.
c. Vitamin C
Vitamin C
mempunyai fungsi meningkatkan metabolisme tubuh, memperbaiki jaringan yang
rusak, menghaluskan dan memperbaiki struktur kulit, antipenuaan, serta
meningkatkan daya tahan tubuh. Kekurangan vitamin C dapat menimbulkan
perdarahan pada gusi dan usus, sariwan, serta mudah terserang infeksi. Vitamin
C terdapat pada buah-buahan.
d. Vitamin D
Vitamin D
berguna untuk mengatur kadar kapur dan fosfor pada tulang dan darah, membantu
proses oksidasi, serta memengaruhi kerja kelenjar endokrin. Kekurangan vitamin
D dapat menimbulkan kelainan pada tulang, antara lain rakhitis. Vitamin D
terdapat pada hati, telur, ikan, dan kacangkacangan.
e. Vitamin E
Vitamin E
disebut juga tokoferol, berguna mencegah perdarahan pada ibu hamil,
meningkatkan kesuburan, mencegah penuaan, serta memperbaiki struktur kulit dan
rambut. Kekurangan
vitamin E dapat
menimbulkan kemandulan, keguguran, otot-otot lemas, kelumpuhan, serta
terjadinya kemunduran pada hipofisis dan kelenjar anak gondok. Vitamin E
terdapat pada kacangkacangan, kecambah,
susu, kedelai, kuning telur, hati, dan ginjal.
f. Vitamin K
Vitamin K
berguna untuk proses pembekuan darah.
Vitamin K
terdapat pada hati dan sayuran berwarna hijau.
g. Air
Air merupakan
komponen terbesar penyusun tubuh manusia. Pemenuhan kebutuhan air dapat berasal
dari minuman, makanan, dan sayuran. Fungsi air dalam tubuh adalah sebagai
berikut.
1) Sebagai
pelarut zat makanan untuk memudahkan proses pencernaan makanan.
2) Mengaktifkan
enzim-enzim yang terlibat dalam metabolisme dan mengatur keseimbangan cairan
dalam tubuh.
3) Sebagai alat
angkut berbagai senyawa dan enzim.
4) Mengatur suhu
tubuh.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar